felix.siauw on Instagram

Felix Siauw

Another angle of my life | Follow official account >> @felixsiauw

http://youtube.com/felixsiauw1453

Report inappropriate content

Abas gitu loh, anak basket 不不不 w/ @dickykentsela bertahun-tahun lalu 不不不 difilmkan @sayfghazi

45

Kejadian nyata, bocah, disuruh belajar malah molor Pas dibangunin, berlagak menguasai keadaan, padahal ke-gep 不不不. . @hawaariyyun @weemaraditya @hidayatarifian. . Mohon maaf ustadz @har030324, kelakuan murid-muridmu ini

131

Hidup jangan terlalu serius, apalagi ngadepin pendukung akut para pecandu syahwat kekuasan, diketawain aja

117

Orang sombong juga akan disikapi sombong, orang kasar suatu saat akan dikasari, nggak perlu beragama, orang biasa juga sudah tahu Manusia punya perasaan, kalau kita baik sama orang, orang juga baik sama kita, kalau kita hormati orang lain, orang lain juga hormat sama kita Coba introspeksi, jangan-jangan yang kita teriakkan selama ini, yang kita anggap bela negara, mempersatukan negeri, malah jadi memecah-belah, jangan-jangan kita cuma pahlawan kesiangan yang menabur benci di hati semua manusia Duh Gusti, jangan-jangan orang itu aku 唐唐

186

2007, saat masih ngajar matematika dasar dan basic knowledge di salah satu sekolah tinggi ilmu ekonomi 不不不

2k

Hiburan bagi yang nggak lulus-lulus, atau yang masih di ranah skripsi

265

By: Syaukani Al Karim (Sastrawan Riau) Menggelikan, sekaligus terdengar menjijikkan, ketika mendengar Tuan ingin berkhutbah tentang kebangsaan, NKRI, atau tentang Pancasila, di kampung kami, Riau. Tuan mungkin sedang mengidap amnesia sejarah. Baiklah, aku sampaikan lagi, bahwa ketika negeri yang bernama Indonesia ini merdeka tahun 1945, kami masih negara berdaulat, dan lalu kami dengan kesadaran memutuskan untuk bergabung, menjadi Indonesia. Kami masuk ke Indonesia, bukan dengan tangan kosong seperti Tuan. Kami menyumbang 10 provinsi, 2 daerah jajahan, 39 butir berlian, uang 13 juta gulden, menyumbang minyak, dan memberikan bahasa. Bahkan sampai hari ini, tanah kami, mulai dari blok kangguru, Dumai, dan Pakning, masih menyusukan negeri ini dengan 900 ribu barrel setiap hari. Kami berikan juga hasil hutan, kelapa sawit, hasil laut, dan berbagai komoditas lain. Sejak eksploitasi stanvac sampai minyak bumi kami mengisi lambung kapal Gage Lund tahun 1955, kami sudah menyumbang ribuan trilyun kepada negeri ini. Kami juga telah memberikan bahasa, agar Tuan petah berkata kata. Izinkan kami bertanya: Apa yang sudah negeri Tuan sumbangkan kepada Indonesia, sehingga Tuan merasa berhak untuk menceramahi kami soal kebangsaan? Minyak kampung kami juga ikut dalam tol, dalam jalan yang tuan injak di kampung Tuan. Minyak kami sudah membangun gedung gedung di kampung Tuan, bahkan republik ini. Itu sumbangan kami, mana sumbanganmu? Tuan hanya mencintai negeri ini dengan tagar #nkrihargamati, atau #sayapancasilasayaindonesia, lalu Tuan merasa sudah demikian Indonesia? Di kampung kami, orang kampung Tuan bisa menjadi apa saja, jadi gubernur, bupati, walikota, pengusaha, pejabat, anggota legislatif, bahkan menjadi bajingan pun boleh. Bisakah hal yang sama terjadi di kampung Tuan? Di mana adab Tuan? Tuan menikmati kekayaan kami, tapi Tuan tanpa malu, tanpa moral mempersekusi ulama kami dan mempertanyakan keindonesiaannya. Apakah Tuan waras? Berhentilah melakukan omong kosong, belajarlah untuk memiliki rasa malu. Antara kami dan Tuan tidak layak untuk disandingkan dalam keindonesiaan. Berhentilah meludahi muka sendiri...

776

Keren emang @shifrunn

123

Jujur, saya sedih banget dengan video-video viral akhir-akhir ini, sangat mengusik nurani saya Yang bisa membuat negeri ini berpecah-belah bukan karena ganti presiden, bukan karena beda pandangan politik, apalagi karena agama Lihat saja, kita sudah melalui semua itu dari 1945 sampai sekarang, tak ada kondisi setajam saat ini, dimana orang main tuduh, main hakim sendiri, jauh dari manusiawi Yang bisa membuat negeri ini berpecah, adalah ketidakadilan, aparat yang berpihak, ummat yang ditekan, hukum tebang pilih, kekasaran dan kesombongan, kedzaliman Lihat video ini, menuduh HTI PKI? Bro, belajar sejarah deh, PKI itu dulu partai pemerintah, pendukung utama pemerintah, tunjuk dirimu sebelum yang lain Yang berseragam diam terhadap persekusi, yang baju kotak-kotak biru ini siapa sih? Polisi atau bukan? Mudah-mudahan bukan polisi, setahu saya polisi banyak yang baik-baik, nggak sok tau Kecuali manusia yang kerasukan syahwat kekuasaan, merasa paling benar, merasa boleh berbuat apapun. Dan cuma mau ngasitau, kesombongan itu ada akhirnya, dan akhirnya nggak enak

2k

Banyak yang bisa diambil dalam video ini, dan semuanya mengerikan Sangat kasar kata-katanya, kata kotor, kata penghinaan, "ini Indonesia bukan Arab", ini kata-kata sangat sentimentil Kok yang nggak suka #2019gantipresiden itu semua senang teriak-teriak, nuduh dan berkata kotor ya? Logika rendah, ganti presiden = ganti sistem khilafah? Pendidikan orang-orang ini apa sih? Polisi yang membiarkan persekusi, padahal harusnya anda jadi wasit bukan pemain Ibu-ibu gagal paham, mati rasa, mati nurani Teriak UUD45 tapi merampas hak kebebasan orang lain, teriak taat hukum sambil melanggar hukum Duh ibu, semoga anak-anakmu nggak malu ngeliat kamu Gusti, sudah seperti ini Indonesia? Beda pilihan aja jadi membolehkan dirimu membuang rasa kemanusiaan? Nggak usah bilang "Saya juga Islam", sebab jadi manusia aja orang-orang seperti ini masih perlu belajar 唐唐

5k

4 tahun lalu, sebelum encok menyerang 不不不

76

Tontonan zaman dulu, idola masa lalu, kelewatan film ini di TV rasanya kayak nyesek banget Siapa yang sezaman? Ngacung! 不不不

584