nrmnhdyt on Instagram

Nurman Hidayat | Nurment

👤 Akun Pribadi 🔞95's; 📚 Penuntut Ilmu; 🔁 Bebas Repost ❎Gak Perlu Ijin; 👥 Owner of📱@azeeracell (Kuota)📱; 📲 Order or Ask Klik👇.

http://bit.ly/WhatsApp_AzeeraCell

Report inappropriate content

﷽ . ⚠️ Nah ini dia zakat fithri dengan beras ya bukan dengan uang, yuk simak videonya part 1-3, Semoga bermanfaat. ➖➖➖➖➖➖➖➖➖ . Setiap yang menjadi makanan pokok bisa digunakan untuk zakat fitrah, seperti di negeri kita dengan beras. Empat makanan yang disebutkan di atas bukanlah batasan karena makanan tersebut menjadi makanan orang banyak di masa Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam. Ada riwayat dari Abu Sa’id Al Khudri yang menyebutkan, . عَنْ أَبِى سَعِيدٍ الْخُدْرِىِّ – رضى الله عنه – قَالَ كُنَّا نُخْرِجُ فِى عَهْدِ رَسُولِ اللَّهِ – صلى الله عليه وسلم – يَوْمَ الْفِطْرِ صَاعًا مِنْ طَعَامٍ . وَقَالَ أَبُو سَعِيدٍ وَكَانَ طَعَامَنَا الشَّعِيرُ وَالزَّبِيبُ وَالأَقِطُ وَالتَّمْرُ . Dari Abu Sa’id Al Khudri radhiyallahu ‘anhu, ia berkata, “Dahulu kami mengeluarkan zakat fithri di masa Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam pada hari Idul Fithri dengan satu sho’ makanan.” Abu Sa’id berkata, “Dahulu yang menjadi makanan kami adalah gandum, anggur, keju dan kurma.” (HR. Bukhari no. 1510). . Mengeluarkan zakat fithri dengan selain makanan yaitu mengeluarkannya dengan uang tidaklah sah. Demikian pendapat mayoritas ulama. Karena menunaikannya dengan uang berarti menyelisihi perintah Rasul shallallahu ‘alaihi wa sallam. Begitu juga hal ini menyelisihi apa yang biasa dilakukan oleh para sahabat Nabi radhiyallahu ‘anhum. Karena lihat saja yang Rasul shallallahu ‘alaihi wa sallam syari’atkan untuk zakat fithri dengan berbagai ragam makanan yang berbeda harga, bukan satu harga. Sehingga secara jelas menunjukkan bahwa yang diperintahkan adalah dengan makanan. Karena seandainya boleh bayar zakat fithri dengan uang, maka tentu makanan yang Rasul shallallahu ‘alaihi wa sallam sebutkan ketika menyebutkan zakat fithri haruslah memiliki nilai harga yang sama. . 📚Baca lebih lengkap di https://rumaysho.com/3519-zakat-fitrah-dengan-beras-bukan-dengan-uang.html . ➖➖➖➖➖➖➖➖➖ . Jazakumullahu Khairan 🎬 Jambi Mengaji; Simak video lainnya di Channel Youtube Jambi Mengaji; Follow ig @jambimengaji; . . #zakat #idulfitri #puasa #ramadhan #jambimengaji

10

﷽ . ⚠️ Nah ini dia bingung mau shalat ied dimana nanti? yuk simak videonya, Semoga bermanfaat. ➖➖➖➖➖➖➖➖➖ . Oleh Ustadz Dr Muhammad Arifin Badri . Jika pertanyaannya, mana yang lebih baik, maka tentu jawabannya adalah lebih baik shalat di lapangan. Karena Rasûlullâh Shallallahu ‘alaihi wa sallam juga melakukannya dilapangan. . Sahabat Ibnu Abbas Radhiyallahu anhu meriwayatkkan : عَنْ ابْنِ عَبَّاسٍ أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ خَرَجَ يَوْمَ أَضْحَى أَوْ فِطْرٍ فَصَلَّى رَكْعَتَيْنِ لَمْ يُصَلِّ قَبْلَهَا وَلَا بَعْدَهَا . Dari Ibnu Abbas Radhiyallahu anhu bahwa Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam pada saat idul Fitri atau Idul Adha keluar (menuju ke lapangan), lalu beliau Shallallahu ‘alaihi wa sallam mendirikan shalat ‘Ied sebanyak dua rakaat, dan beliau n tidak melakukan shalat lain sebelum dan setelahnya. [Riwayat Muslim, no. 884] . Walau demikian, Ulama’ menjelaskan bahwa jika masyarakat sekitar kita melaksanakannya di masjid, maka tidak mengapa jika kita melakukannya di masjid, mengingat pelaksanaan shalat ‘Ied di masjid hanyalah sunnah. Dengan demikian, bila dilakukan di masjid tetap sah, walaupun kurang utama. . Mendirikan shalat ‘Ied bersama masyarakat juga dapat mewujudkan hikmah dari disyariatkannya shalat Ied, yaitu mengeratkan persatuan ummat, dan dengan cara ini masyarakat selamat dari hal-hal yang dapat menimbulkan keresahan. . Namun jika masyakarat setempat tidak menyoal masalah ini, seperti masyarakat perkotaan yang memberikan kebebasan kepada para warganya untuk ikut melaksanakan shalat di masjid atau di lapangan terdekat atau di lapangan yang masih terjangkau, maka tentu shalat di lapangan lebih baik. Oleh karena itu, sangat disarankan kepada seluruh umat islam secara umum dan kepada penanya secara khusus untuk menyesuaikannya dengan kondisinya dan kondisi masyarakat sekitar. Wallahu a’lam . Sumber: https://almanhaj.or.id/2233-ikut-shalat-ied-di-masjid-ataukah-di-lapangan.html . ➖➖➖➖➖➖➖➖➖ . Jazakumullahu Khairan 🎬 Jambi Mengaji; Simak video lainnya di Channel Youtube Jambi Mengaji; Follow ig @jambimengaji; . . #shalat #ied #idulfitri #puasa #ramadhan #jambimengaji

0

Buat akhi wa ukhti fillah yang lagi safar nih, semoga bermanfaat~

1

﷽ . ⚠️ Nah ini dia yang menganggap imsak ada dan gak makan minum kalo udah imsak, islam itu mudah kok jangan membebani diri sendiri, yuk simak videonya, Semoga bermanfaat. ➖➖➖➖➖➖➖➖➖ . Dari Ibnu Umar radhiallahu ‘anhuma, beliau mengatakan: Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam, apabila beliau berbuka, beliau membaca: “Dzahaba-zh Zama’u, Wabtalati-l ‘Uruuqu wa Tsabata-l Ajru, Insyaa Allah”(HR. Abu Daud 2357 Hadis ini dinilai hasan oleh Al-Albani). Dilihat dari arti doa di atas, dzahir menunjukkan bahwa doa ini dibaca setelah orang yang berpuasa itu berbuka. Keterangan yang sama juga disampaikan dalam Fatawa Syabakah Islamiyah, no. 7428. Karena itu, urutan yang tepat untuk doa ketika berbuka adalah: 1. Membaca basmalah sebelum makan kurma atau minum (berbuka). 2. Mulai berbuka 3. Membaca doa berbuka: Dzahaba-zh Zama’u, Wabtalati-l ‘Uruuqu…dst. Terdapat satu doa berbuka yang tersebar di masyarakat, namun doa bersumber dari hadis yang lemah. Kita sering mendengar beberapa masyarakat membaca doa berbuka berikut: Allahumma laka shumtu ..dst Doa dengan redaksi ini diriwayatkan Abu Daud dalam Sunan-nya no. 2358 secara mursal (tidak ada perawi sahabat di atas tabi’in), dari Mu’adz bin Zuhrah. Sementara Mu’adz bin Zuhrah adalah seorang tabi’in, sehingga hadis ini mursal. Dalam ilmu hadis, hadis mursal merupakan hadis dhaif karena sanad yang terputus. Lokasi Raffles hills Safdah TV mengajak anda berpartisipasi dalam dakwah dengan berdonasi melalui rekening kami di: NO. REK: 7105052426 A.N: YAYASAN CINTA SUNNAH BANK SYARIAH MANDIRI CIBUBUR CP 087877867766 Bantu share yuuk.. biar lebih bermanfaat & lebih ramai lagi di sosmed.. untuk menjadi ladang pahala kita... insya Allah . 📝Caption by Safdahtv ➖➖➖➖➖➖➖➖➖ . Jazakumullahu Khairan 🎬 Safdahtv; Simak video lainnya di Channel Youtube SafdahTv; Follow ig @safdahtv; . . #buka #buber #bukber #puasa #ramadhan #safdahtv #muslim #muslimah #rumaysho #adabharianmuslim #adabharian #yufid #ikhwan #akhwat #akhi #ukhti #kajian #dakwah #salaf #hijrah #ilmu #sharing #post #sunnah #kajianyuk #indonesiabertauhid #dakwahtauhid

39

Tetap jaga keikhlasan ibadah kita~

0

﷽ . #SelfReminder . Hidayah itu milik Allah dan tugas kita hanya menyampaikan dan mendoakan ^^

5

Rehat sejenak~ Jazakallahu khairan ustadz :v . . #repost

70

﷽ . ⚠️ Nah ini dia yang menganggap imsak ada dan gak makan minum kalo udah imsak, islam itu mudah kok jangan membebani diri sendiri, yuk simak videonya, Semoga bermanfaat. ➖➖➖➖➖➖➖➖➖ . MULAI PUASA ITU BUKAN IMSAK TAPI SEJAK FAJAR TERBIT Di sebagian negeri terdapat waktu yang terletak sekitar 10 menit sebelum fajar, yang disebut “waktu imsak”. Pada waktu imsak tersebut, orang-orang mulai berpuasa dan menahan diri dari makan dan minum. Perbuatan semacam itu tidak benar, karena Allah ta’ala memperbolehkan orang yang berpuasa untuk makan dan minum sampai jelas terbitnya fajar Allah berfirman di dalam kitabnya yang mulia,“Makan dan minumlah hingga jelas bagimu benang merah dari benang putih yaitu fajar” [Al-Baqarah/2 : 187] Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda.“Sesungguhnya Bilal mengumandangkan adzan di malam hari, makan dan minumlah sampai Ibnu Umi Maktum mengumandangkan adzan, karena dia tidak beradzan sampai terbit fajar” Imsak yang dilakukan oleh sebagian orang itu adalah suatu tambahan dari apa yang diwajibkan oleh Allah Subhanahu wa Ta’ala sehingga menjadi kebatilan, dia termasuk perbuatan yang diada-adakan dalam agama Allah padahal Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam telah bersabda. Lokasi Raffles Hills Safdah TV mengajak anda berpartisipasi dalam dakwah dengan berdonasi melalui rekening kami di: NO. REK: 7105052426 A.N: YAYASAN CINTA SUNNAH BANK SYARIAH MANDIRI CIBUBUR CP 087877867766 Bantu share yuuk.. biar lebih bermanfaat & lebih ramai lagi di sosmed.. untuk menjadi ladang pahala kita... insya Allah . 📝Caption by Safdahtv ➖➖➖➖➖➖➖➖➖ . Jazakumullahu Khairan 🎬 Safdahtv; Simak video lainnya di Channel Youtube SafdahTv; Follow ig @safdahtv; . . #imsak #puasa #ramadhan #safdahtv #muslim #muslimah #rumaysho #adabharianmuslim #adabharian #yufid #ikhwan #akhwat #akhi #ukhti #kajian #dakwah #salaf #hijrah #ilmu #sharing #post #sunnah #kajianyuk #indonesiabertauhid #dakwahtauhid

11

﷽ . ⚠️ Nah ini dia sering denger sebuah kata "Berbukalah Dengan Yang Manis" kan, emang itu bener?, yuk simak video dan baca caption ya, Semoga bermanfaat. ➖➖➖➖➖➖➖➖➖ . BERBUKALAH DENGAN YANG MANIS?? ㅤ ⏩ @malang.mengaji ㅤ Yang jelas, tidak ada hadits yang berbunyi “Berbukalah dengan yang manis” atau semisalnya, atau yang mendekati makna itu. Baik dalam kitab hadits maupun kitab fiqih. Tidak ada sama sekali. Namun sayang sekali ungkapan ini disebar-sebarkan sebagai hadits oleh sebagian da’i dan juga public figure semisal para selebritis yang minim ilmu agama. Dan ini merupakan kesalahan yang sangat fatal. Rasulullah Shallallahu’alaihi Wasallam ㅤ من حدَّثَ عنِّي بحديثٍ وَهوَ يرى أنَّهُ كذِبٌ فَهوَ أحدُ الْكاذبينِ ㅤ “barangsiapa yang menyampaikan hadits dariku suatu hadits yang ia sangka bahwa itu dusta, maka ia salah satu dari dua pendusta” (HR. Muslim dalam Muqaddimah-nya). ㅤ 💎 INI NIH YANG SUNNAH UNTUK BERBUKA ㅤ "biasanya Rasulullah Shallallahu’alaihi Wasallam berbuka puasa dengan ruthab sebelum shalat (Maghrib). Jika tidak ada ruthab (kurma muda) maka dengan tamr (kurma matang), jika tidak ada tamr maka beliau meneguk beberapa teguk air” (HR. Abu Daud 2356, dishahihkan Al Albani dalam Shahih Sunan Abi Daud) ㅤ https://muslimah.or.id/6195-hadits-berbukalah-dengan-yang-manis.html freepik.com . 📝Caption by Malang Mengaji ➖➖➖➖➖➖➖➖➖ . Jazakumullahu Khairan 🎬 malangmengaji; Follow ig @malang.mengaji; . . #berubukadenganyangmanis #puasa #ramadhan #safdahtv #muslim #muslimah #rumaysho #adabharianmuslim #adabharian #yufid #ikhwan #akhwat #akhi #ukhti #kajian #dakwah #salaf #malangmengaji #sunnah #kajianyuk #indonesiabertauhid #dakwahtauhid

2

﷽ . ⚠️ Nah ini dia puasa itu bukan cuma nahan lapar, haus dan gak berhubungan intim sama istri ya, yuk simak videonya, Semoga bermanfaat. ➖➖➖➖➖➖➖➖➖ . PUASA ITU DENGAN HAL YANG BERMANFAAT Nabi ﷺ bersabda: ليس الصيام من الأكل والشرب، إنما الصيام من اللغو والرفث Puasa itu bukan hanya dari makan dan minum akan tetapi puasa itu dari perbuatan yang sia-sia dan ucapan yang tidak baik. HR AlHakim Lokasi Omotenashi Japan Resto Safdah TV mengajak anda berpartisipasi dalam dakwah dengan berdonasi melalui rekening kami di: NO. REK: 7105052426 A.N: YAYASAN CINTA SUNNAH BANK SYARIAH MANDIRI CIBUBUR CP 087877867766 Bantu share yuuk.. biar lebih bermanfaat & lebih ramai lagi di sosmed.. untuk menjadi ladang pahala kita... insya Allah . 📝Caption by Safdahtv ➖➖➖➖➖➖➖➖➖ . Jazakumullahu Khairan 🎬 Safdahtv; Follow ig @safdahtv; . . #puasa #ngabuburit #ramadhan #safdahtv #muslim #muslimah #rumaysho #adabharianmuslim #adabharian #yufid #ikhwan #akhwat #akhi #ukhti #kajian #dakwah #salaf #hijrah #ilmu #sharing #post #sunnah #kajianyuk #indonesiabertauhid #dakwahtauhid

1

Salah kaprah memaknai silaturahim Ibnu Atsir menjelaskan: “Banyak hadits yang menyebutkan tentang silaturahim. Silaturahim adalah istilah untuk perbuatan baik kepada karib-kerabat yang memiliki hubungan nasab, atau kerabat karena hubungan pernikahan, serta berlemah-lembut, kasih sayang kepada mereka, memperhatikan keadaan mereka. Demikian juga andai mereka menjauhkan diri atau suka mengganggu. Dan memutus silaturahim adalah kebalikan dari hal itu semua” (dinukil dari Shilatul Arham, 5). . Dengan demikian, perbuatan baik dan menyambung hubungan terhadap orang yang tidak memiliki hubungan kekerabatan dan nasab tidaklah termasuk silaturahim, dan tidak termasuk dalam ayat-ayat dan hadits-hadits mengenai perintah serta keutamaan silaturahim. Sebagian orang salah paham dalam memaknai silaturahim, dengan menganggap semua perbuatan menyambung hubungan dengan orang lain sebagai silaturahim. Jelas ini tidak tepat secara bahasa ataupun secara istilah syar’i. Dari kesalahan-pahaman ini muncul berbagai macam kesalahan lain yang sangat patut untuk kita koreksi. Diantaranya: . 1. Menggunakan dalil-dalil tentang silaturahim pada perbuatan yang bukan silaturahim . Misalnya menggunakan dalil-dalil tentang silaturahim untuk mengajak orang mendatangi acara reuni sekolah, acara kumpul-kumpul rekan kerja, dan semisalnya. Lalu meyakini bahwa acara-acara ini memiliki keutamaan memanjangkan usia, meluaskan rezeki, menjadi sebab masuk surga, yang merupakan keutamaan-keutamaan silaturahim. Tentu ini tidak tepat. . 2. Menggunakan dalih silaturahim untuk perbuatan yang dilarang agama . Misalnya menggunakan dalih silaturahmi untuk mengajak orang mendatangi acara karokean, merayakan ulang tahun seseorang, acara kumpul-kumpul bersama teman yang campur-baur antara lelaki dan wanita, dan sebagainya. Sehingga perbuatan-perbuatan yang dilarang agama tersebut disamarkan dengan nama silaturahmi yang merupakan kebaikan.  Semua ini adalah kesalah-pahaman dalam memaknai dan mempraktekkan silaturahmi. Mereka mengira sedang ber-silaturahmi padahal bukan. Sehingga tidak berlaku perintah dan keutamaan-keutamaan silaturahim di dalamnya. . Penulis: Ustadz Yulian Purnama - Muslim.or.id 🎨 follow > @fulann.a

5

﷽ . ⚠️ Nah ini dia buat yang suka shalat terawehnya cepet selesai kek lagi balapan, yuk simak videonya, Semoga bermanfaat. ➖➖➖➖➖➖➖➖➖ . SHALAT ITU DENGAN TUMA'NINAH Di antara kesalahan besar yang terjadi pada sebagian orang yang shalat: tidak tuma’ninah ketika shalat. Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam menganggapnya sebagai pencuri yang paling buruk, sebagaimana disebutkan dalam Musnad Imam Ahmad dari Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam, bahwa beliau bersabda, “Sejahat-jahat pencuri adalah yang mencuri dari shalatnya”. Para sahabat bertanya, “Wahai Rasulullah, bagaimana mencuri dari sholat?”. Rasulullah berkata, “Dia tidak sempurnakan ruku dan sujudnya” (HR Ahmad no 11532, dishahihkan oleh al Albani dalam Shahihul Jami’ 986) Maka Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam menganggap perbuatan mencuri dalam shalat ini lebih buruk dan lebih parah daripada mencuri harta. Tuma’ninah ketika mengerjakan shalat adalah bagian dari rukun shalat, shalat tidak sah kalau tidak tuma’ninah. Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam pernah berkata kepada orang yang shalatnya salah, “...Kemudian rukuklah sampai benar-benar rukuk dengan tumakninah, lalu bangkitlah (dari rukuk) hingga kamu berdiri tegak, setelah itu sujudlah sampai benar-benar sujud dengan tumakninah, lalu angkat (kepalamu) untuk duduk sampai benar-benar duduk dengan tumakninah, setelah itu sujudlah sampai benar-benar sujud, Kemudian lakukan seperti itu pada seluruh shalatmu” (HR Bukhari 757 dan Muslim 397 dari sahabat Abu Hurairah) Lokasi Raffless Hills Cibubur Safdah TV mengajak anda berpartisipasi dalam dakwah dengan berdonasi melalui rekening kami di: NO. REK: 7105052426 A.N: YAYASAN CINTA SUNNAH BANK SYARIAH MANDIRI CIBUBUR CP 087877867766 Bantu share yuuk.. biar lebih bermanfaat & lebih ramai lagi di sosmed.. untuk menjadi ladang pahala kita... insya Allah . 📝Caption by Safdahtv ➖➖➖➖➖➖➖➖➖ . Jazakumullahu Khairan 🎬 Safdahtv; Follow ig @safdahtv; . . #terawih #balapan #ramadhan #safdahtv #muslim #muslimah #rumaysho #adabharianmuslim #adabharian #yufid #ikhwan #akhwat #akhi #ukhti #kajian #dakwah #salaf #hijrah #ilmu #sharing #post #sunnah #kajianyuk #indonesiabertauhid #dakwahtauhid

2

﷽ . ⚠️ Nah ini dia kekeliruan ketika niat ingin berpuasa ramadhan, yuk simak videonya, Semoga bermanfaat. ➖➖➖➖➖➖➖➖➖ . Niat merupakan syarat sahnya suatu ibadah. Dalil dari hal ini adalah sabda Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam,“Sesungguhnya setiap amal itu tergantung dari niatnya.”[1] Nabi dan para shahabatnya tidak pernah melafadzkan niat puasa, tidak juga imam yang empat. Seluruh ulama sepakat bahwa niat itu tempatnya di hati. Siapapun ulama sepakat dengan hal ini. Niat adalah amal hati, dan bukan amal lisan. Imam An-Nawawi mengatakan, “Niat dalam semua ibadah yang dinilai adalah hati, dan tidak cukup dengan ucapan lisan sementara hatinya tidak sadar. Dan tidak disyaratkan dilafalkan,…” (Raudhah at-Thalibin, 1:84) Dalam buku yang sama, beliau juga menegaskan,“Tidak sah puasa kecuali dengan niat, dan tempatnya adalah hati. Dan tidak disyaratkan harus diucapkan, tanpa ada perselisihan ulama…” (Raudhah at-Thalibin, 1:268) Dalam I’anatut Thalibin –salah satu buku rujukan bagi syafiiyah di Indonesia–, Imam Abu Bakr ad-Dimyathi As-Syafii juga menegaskan,“Sesungguhnya niat itu di hati bukan dengan diucapkan. Memaksakan diri dengan mengucapkan niat, termasuk perbuatan yang tidak butuh dilakukan.” (I’anatut Thalibin, 1:65) Lokasi Rafless Cibubur Safdah TV mengajak anda berpartisipasi dalam dakwah dengan berdonasi melalui rekening kami di: NO. REK: 7105052426 A.N: YAYASAN CINTA SUNNAH BANK SYARIAH MANDIRI CIBUBUR CP 087877867766 Bantu share yuuk.. biar lebih bermanfaat & lebih ramai lagi di sosmed.. untuk menjadi ladang pahala kita... insya Allah . 📝Caption by Safdahtv ➖➖➖➖➖➖➖➖➖ . Jazakumullahu Khairan 🎬 Safdahtv; Simak video lainnya di Channel Youtube SafdahTv; Follow ig @safdahtv; . . #niat #puasa #ramadhan #safdahtv #muslim #muslimah #rumaysho #adabharianmuslim #adabharian #yufid #ikhwan #akhwat #akhi #ukhti #kajian #dakwah #salaf #hijrah #ilmu #sharing #post #sunnah #kajianyuk #indonesiabertauhid #dakwahtauhid

﷽ . Cukup rahasiakan niat didalam hati dan ikhlas karena Allah. . Karena disosial media ini mudah sekali terjerumus ke dalam hal yang menimbulkan Riya'. . Bantu ana untuk terus saling mengingatkan jika ana memang ada celah yang bisa menimbulkan Riya'.

2

﷽ . Cukup niatkan didalam hati tak perlu dilafadz kan. . Ibadah itu bukan yang penting "Tapi kan itu baik". Laa bukan itu, kita itu harus ittiba' kepada Rasulullah ﷺ dan Qolallah wa Qola Rasulullah 'ala Faham Salafush Shaleh.

6

﷽ . Selalu minta petunjuk dan lindungan kepada Allah ﷻ. . Semoga keluarga kita dijauhkan dari pemahaman teroris (khawarij), bom bunuh diri bukan jihad!. . Untuk akhawat setelah pasca kejadian ini ada keluarga sementara menyuruh mengganti cadar dengan menggunakan masker nurud saja, karena keluarga pun pasti khawatir dan ingin yang terbaik. . Tapi untuk ikhwan walaupun kita semakin dipandang sinis gara gara ulah teroris tetep pertahankan jenggot kita dan celana laa isbal dan utamakan adab dan akhlaq yang baik. . Tetap fokus belajar menuntut ilmu agama tentang tauhid, aqidah, manhaj, adab, akhlaq, fiqih, sesuai al quran dan sunnah menurut pemahaman para salafush shaleh.

2

Bismillah... ⚠️ Nah ini dia kekeliruan sebelon ramadhan tentang ziarah kubur, yuk simak videonya, Semoga bermanfaat. ➖➖➖➖➖➖➖➖➖ . ZIARAH KUBUR (NYEKAR / NYADRAN) KETIKA MAU RAMADLAN? BUKAN SYARIAT Tidaklah tepat ada yang meyakini bahwa menjelang bulan Ramadhan adalah waktu utama untuk menziarahi kubur orang tua atau kerabat (yang dikenal dengan “nyadran”). Kita boleh setiap saat melakukan ziarah kubur agar hati kita semakin lembut karena mengingat kematian Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Lakukanlah ziarah kubur karena hal itu lebih mengingatkan kalian pada akhirat (kematian).” (HR. Muslim no. 976, Ibnu Majah no. 1569, dan Ahmad 1: 145) Namun masalahnya adalah jika seseorang mengkhususkan ziarah kubur pada waktu tertentu dan meyakini bahwa menjelang Ramadhan adalah waktu utama untuk nyadran atau nyekar. Ini sungguh suatu kekeliruan karena tidak ada dasar dari ajaran Islam yang menuntunkan hal ini. Dari Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu, ia berkata bahwa Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Janganlah jadikan rumahmu seperti kubur, janganlah jadikan kubur sebagai ‘ied, sampaikanlah shalawat kepadaku karena shalawat kalian akan sampai padaku di mana saja kalian berada.” (HR. Abu Daud no. 2042 dan Ahmad 2: 367. Hadits ini shahih ) Dalam ‘Aunul Ma’bud (6: 23) disebutkan, “Yang dimaksud ‘ied adalah perkumpulan di suatu tempat yang terus berulang baik tahunan, mingguan, bulanan, atau semisal itu.” Safdah TV mengajak anda berpartisipasi dalam dakwah dengan berdonasi melalui rekening kami di: NO. REK: 7105052426 A.N: YAYASAN CINTA SUNNAH BANK SYARIAH MANDIRI CIBUBUR CP 087877867766 Bantu share yuuk.. biar lebih bermanfaat & lebih ramai lagi di sosmed.. untuk menjadi ladang pahala kita... insya Allah . 📝Caption by Safdahtv ➖➖➖➖➖➖➖➖➖ . Jazakumullahu Khairan 🎬 Safdahtv; Simak video lainnya di Channel Youtube SafdahTv; Follow ig @safdahtv; . . #ziarah #ramadhan #puasa #safdahtv #muslim #muslimah #rumaysho #adabharianmuslim #adabharian #yufid #ikhwan #akhwat #akhi #ukhti #kajian #dakwah #salaf #hijrah #ilmu #sharing #post #sunnah #kajianyuk #indonesiabertauhid #dakwahtauhid

13

﷽ . ⚠️ Nah ini dia kekeliruan sebelum ramadhan, atuh kalo mau minta maaf mah minta maaf aja langsung tanpa harus menunggu waktu yang ditentukan, yuk simak videonya, Semoga bermanfaat. ➖➖➖➖➖➖➖➖➖ . HADITS BERMAAFAN SEBELUM RAMADLAN YANG TERSEBAR ITU ADALAH HADITS PALSU Meminta maaf itu disyariatkan dalam Islam ketika kita berbuat salah kepada orang lain tanpa menunggu datangnya ramadlan. Rasulullah Shallallahu’alaihi Wasallam bersabda,“Orang yang pernah menzhalimi saudaranya dalam hal apapun, maka hari ini ia wajib meminta perbuatannya tersebut dihalalkan oleh saudaranya, sebelum datang hari dimana tidak ada ada dinar dan dirham. Karena jika orang tersebut memiliki amal shalih, amalnya tersebut akan dikurangi untuk melunasi kezhalimannya. Namun jika ia tidak memiliki amal shalih, maka ditambahkan kepadanya dosa-dosa dari orang yang ia zhalimi” (HR. Bukhari no.2449) Adapun hadits yg tersebar anjuran minta maaf sebelum ramadlan bahkan puasanya diabaikan jika belum minta maaf maka ia adalah palsu dibuat buat. hadits itu yang terjemahannya sebagai berikut: Ketika Rasullullah sedang berkhutbah pada Shalat Jum’at (dalam bulan Sya’ban), beliau mengatakan Amin sampai tiga kali, dan para sahabat begitu mendengar Rasullullah mengatakan Amin, terkejut dan spontan mereka ikut mengatakan Amin. Tapi para sahabat bingung, kenapa Rasullullah berkata Amin sampai tiga kali. Ketika selesai shalat Jum’at, para sahabat bertanya kepada Rasullullah, kemudian beliau menjelaskan: “ketika aku sedang berkhutbah, datanglah Malaikat Jibril dan berbisik, hai Rasullullah Amin-kan do’a ku ini,” jawab Rasullullah. Do’a Malaikat Jibril itu adalah:“Ya Allah tolong abaikan puasa ummat Muhammad, apabila sebelum memasuki bulan Ramadhan dia tidak melakukan hal-hal yang berikut: 1) Tidak memohon maaf terlebih dahulu kepada kedua orang tuanya (jika masih ada) 2) Tidak bermaafan terlebih dahulu antara suami istri 3) Tidak bermaafan terlebih dahulu dengan orang-orang sekitarnya. Itu adalah HADITS PALSU, tidak ada asal usulnya. . 📝Caption by Safdahtv ➖➖➖➖➖➖➖➖➖ . Jazakumullahu Khairan 🎬 Safdahtv; Follow ig @safdahtv; . . #maaf #sebelum #ramadhan #hadits #palsu #safdahtv

21